Gratispol Diuji Tekanan Fiskal, Pemprov Kaltim Klaim Program Tetap Prioritas

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji (foto:istimewa).

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji (foto:istimewa).

SEPUTARKALTIM.ID, SAMARINDA – Mendekati satu tahun pemerintahan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, program unggulan Gratispol kini memasuki fase krusial. Di tengah tekanan fiskal akibat pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD), komitmen pembiayaan program gratis tersebut mulai diuji.

Duet Rudy-Seno yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu, resmi meluncurkan enam program Gratispol pada 22 April 2025 di Plenary Hall GOR Kadrie Oening. Program itu mencakup pendidikan gratis dari SMA/SMK hingga D3-S3, layanan kesehatan gratis, pembebasan biaya administrasi kepemilikan rumah, seragam sekolah gratis, internet desa gratis, hingga umrah gratis bagi marbot dan penjaga rumah ibadah.

Baca Juga :  Madrasah Darussalam IBS Samarinda Semarakkan Tarhib Ramadhan dengan Pawai Obor dan MABIT

Wakil Gubernur Seno Aji menegaskan, program prioritas tetap berjalan meski situasi anggaran tidak sepenuhnya ideal. Ia menyebut tiga sektor menjadi fokus utama saat ini, yakni layanan kesehatan gratis, UKT gratis, dan umrah gratis untuk marbot.

“Program prioritas tetap jalan dan sudah masuk dalam struktur APBD,” ujarnya.

Di sektor pendidikan, Pemprov Kaltim menargetkan sekitar 124 ribu mahasiswa menerima manfaat Gratispol tahun ini. Data Biro Kesra Setda Kaltim mencatat 21.903 mahasiswa baru dari 53 perguruan tinggi telah dibebaskan dari UKT semester pertama, dengan alokasi anggaran mencapai Rp105,35 miliar.

Baca Juga :  Pemkot Samarinda Dorong Pemerataan Akses Pendidikan, Fokus Optimalkan Sekolah yang Ada

Meski demikian, Seno mengakui masih ada sejumlah persoalan teknis dan administrasi, terutama pada tahap awal implementasi program pendidikan gratis. Evaluasi terus dilakukan agar penyaluran manfaat lebih tepat sasaran.

“Ini program besar dan baru. Tentu ada penyesuaian. Yang penting kami terus memperbaiki,” tegasnya.

Dengan kondisi fiskal yang menantang, keberlanjutan Gratispol kini tak hanya soal realisasi anggaran, tetapi juga konsistensi pemerintah menjaga janji politik di tengah dinamika keuangan daerah. (*)

Berita Terkait

Madrasah Darussalam IBS Samarinda Semarakkan Tarhib Ramadhan dengan Pawai Obor dan MABIT
Pemkot Samarinda Dorong Pemerataan Akses Pendidikan, Fokus Optimalkan Sekolah yang Ada
Gratispol Bukan untuk Semua Jalur, Pemprov Kaltim Tegaskan Kriterianya
Diplomasi Pendidikan Dibuka, SMA Prestasi Samarinda Berpeluang Terkoneksi ke Amerika Serikat
Reuni Akbar ke-50 FPIK Unmul Perkuat Jejaring Alumni Lintas Generasi
Sekolah Kepemimpinan Dispora Kaltim Cetak Pemuda Tangguh Masa Depan
Pemkot Samarinda Tuai Apresiasi atas Perbaikan Tata Kelola Infrastruktur Banjir
PDD ke-5 di Sangatta Utara: Anak Muda dan Tokoh Masyarakat Bersatu Suarakan Prioritas Kebijakan Publik
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:24 WIB

Madrasah Darussalam IBS Samarinda Semarakkan Tarhib Ramadhan dengan Pawai Obor dan MABIT

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:17 WIB

Gratispol Diuji Tekanan Fiskal, Pemprov Kaltim Klaim Program Tetap Prioritas

Senin, 9 Februari 2026 - 23:48 WIB

Pemkot Samarinda Dorong Pemerataan Akses Pendidikan, Fokus Optimalkan Sekolah yang Ada

Senin, 9 Februari 2026 - 19:50 WIB

Gratispol Bukan untuk Semua Jalur, Pemprov Kaltim Tegaskan Kriterianya

Senin, 9 Februari 2026 - 19:25 WIB

Diplomasi Pendidikan Dibuka, SMA Prestasi Samarinda Berpeluang Terkoneksi ke Amerika Serikat

Berita Terbaru

N (24) seorang kurir yang berhasil diamankan pihak kepolisian saat hendak mengedarkan pil ekstasi (istimewa).

Hukum & Kriminal

Kurir Ekstasi Diciduk di Sungai Kunjang, 20 Butir Inex Diamankan

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:06 WIB