Pemkot Samarinda Tuai Apresiasi atas Perbaikan Tata Kelola Infrastruktur Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

www.seputarkaltim.id/, Samarinda – Upaya Pemerintah Kota Samarinda dalam memperbaiki tata kelola infrastruktur demi mengurangi risiko banjir mulai menunjukkan hasil positif.

Hal ini mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Jahidin, yang menyebut langkah tersebut sebagai progres signifikan dalam penanganan masalah banjir.

Jahidin mengungkapkan bahwa salah satu indikator keberhasilan dapat dilihat dari berkurangnya durasi genangan air di sejumlah titik rawan banjir. Jika sebelumnya air dapat menggenangi wilayah-wilayah tersebut hingga seharian, kini genangan hanya berlangsung selama satu hingga dua jam sebelum surut.

“Situasi sekarang jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Dulu genangan bisa berlangsung lama, sekarang satu-dua jam sudah surut. Ini kemajuan yang patut kita catat,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kaltim.

Baca Juga :  Turnamen Sepak Bola U-15 Bergulir, Dispora Kaltim Dorong Pembinaan Talenta Muda

Menurutnya, perbaikan drainase bukanlah satu-satunya faktor keberhasilan. Pemkot Samarinda juga dinilai serius dalam menangani infrastruktur jalan, yang selama ini turut berkontribusi terhadap banjir akibat buruknya sistem aliran air. Salah satu titik fokus yang disebut adalah Jalan Juanda, yang menjadi bagian dari proyek strategis pemerintah dalam mengurai titik-titik banjir.

“Penataan kawasan seperti Juanda sangat penting, karena itu jalur vital. Ketika sistem jalan dan drainase dibenahi bersamaan, hasilnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambah Jahidin.

Baca Juga :  Gratispol Diuji Tekanan Fiskal, Pemprov Kaltim Klaim Program Tetap Prioritas

Meski mengapresiasi capaian yang ada, Jahidin mengingatkan agar Pemkot tidak berpuas diri. Ia menekankan perlunya sistem pemeliharaan infrastruktur yang berkelanjutan, serta pendekatan berbasis lingkungan seperti penambahan ruang terbuka hijau dan penerapan sistem resapan air alami.

“Banjir memang masalah kompleks, dan penanganannya tidak bisa setengah-setengah. Harus melibatkan semua aspek dari tata kota hingga kesadaran warga soal pengelolaan sampah,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam program pengendalian banjir agar dampaknya bisa berkelanjutan. Menurutnya, kemajuan yang telah dicapai saat ini harus dijaga dan dikembangkan agar tidak kembali ke kondisi sebelumnya. (Adv).

Berita Terkait

Madrasah Darussalam IBS Samarinda Semarakkan Tarhib Ramadhan dengan Pawai Obor dan MABIT
Gratispol Diuji Tekanan Fiskal, Pemprov Kaltim Klaim Program Tetap Prioritas
Pemkot Samarinda Dorong Pemerataan Akses Pendidikan, Fokus Optimalkan Sekolah yang Ada
Gratispol Bukan untuk Semua Jalur, Pemprov Kaltim Tegaskan Kriterianya
Diplomasi Pendidikan Dibuka, SMA Prestasi Samarinda Berpeluang Terkoneksi ke Amerika Serikat
Reuni Akbar ke-50 FPIK Unmul Perkuat Jejaring Alumni Lintas Generasi
Saatnya Takraw Kaltim Bangkit Dispora Siapkan Skema Baru
Sekolah Kepemimpinan Dispora Kaltim Cetak Pemuda Tangguh Masa Depan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:24 WIB

Madrasah Darussalam IBS Samarinda Semarakkan Tarhib Ramadhan dengan Pawai Obor dan MABIT

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:17 WIB

Gratispol Diuji Tekanan Fiskal, Pemprov Kaltim Klaim Program Tetap Prioritas

Senin, 9 Februari 2026 - 23:48 WIB

Pemkot Samarinda Dorong Pemerataan Akses Pendidikan, Fokus Optimalkan Sekolah yang Ada

Senin, 9 Februari 2026 - 19:50 WIB

Gratispol Bukan untuk Semua Jalur, Pemprov Kaltim Tegaskan Kriterianya

Senin, 9 Februari 2026 - 19:25 WIB

Diplomasi Pendidikan Dibuka, SMA Prestasi Samarinda Berpeluang Terkoneksi ke Amerika Serikat

Berita Terbaru