Inflasi Awal 2026 Terjaga, BI Pastikan Ekonomi Kaltim Tetap Solid

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala KPw BI Kaltim, Jajang Hermawan (istimewa).

Kepala KPw BI Kaltim, Jajang Hermawan (istimewa).

Seputarkaltim.id, Samarinda – Bank Indonesia memastikan stabilitas harga di Kalimantan Timur pada awal 2026 masih berada dalam jalur terkendali. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal positif bahwa kinerja ekonomi daerah tetap bergerak stabil di tengah dinamika harga global dan domestik.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Jajang Hermawan, mengungkapkan inflasi Kaltim pada Januari 2026 tercatat rendah secara bulanan sebesar 0,04 persen (month to month). Sementara secara tahunan, inflasi berada di level 3,76 persen (year on year), masih sejalan dengan sasaran nasional.

Baca Juga :  Astra Motor Kalimantan Timur 2 Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Program Sahabat PERS

Ia menjelaskan, tekanan inflasi terutama bersumber dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, seiring tren kenaikan harga emas dunia. Selain itu, penyesuaian harga pada kelompok pakaian serta perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga turut memberikan dorongan terbatas terhadap inflasi.

Meski demikian, Jajang menegaskan tekanan tersebut masih dapat diredam. Penurunan harga pada kelompok makanan, khususnya akibat panen raya nasional, serta normalisasi tarif transportasi dan penyesuaian harga BBM nonsubsidi, berperan menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Inflasi yang tetap terkendali menunjukkan keseimbangan antara sisi permintaan dan pasokan, sekaligus mencerminkan aktivitas ekonomi Kalimantan Timur yang terus berjalan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga :  APBD Kaltim Tertekan, Belanja Pembangunan Terancam Menyusut

Lebih lanjut, ia menyebut peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas tersebut. Penguatan koordinasi antarinstansi, pelaksanaan operasi pasar, hingga penyelenggaraan gerakan pangan murah terus dioptimalkan untuk mengantisipasi potensi gejolak harga.

Bank Indonesia optimistis, dengan inflasi yang terjaga dan sinergi kebijakan yang kuat, ekonomi Kalimantan Timur memiliki fondasi yang solid untuk melanjutkan tren pertumbuhan pada periode mendatang.

Berita Terkait

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Dorong Kendali Inflasi Lewat Pusat Distribusi Berbasis Data
BI Kaltim Genjot Distribusi Tunai Rp2,18 Triliun, SERAMBI 2026 Antisipasi Lonjakan Transaksi Ramadan
Astra Motor Kalimantan Timur 2 Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Program Sahabat PERS
Ekonomi Kaltim 2025 Tumbuh 4,53 Persen, BPS Catat Lonjakan di Sektor Akomodasi dan Konsumsi Pemerintah
APBD Anjlok, Program Pendidikan Gratis Kaltim Dipertanyakan
Thomas A.M. Djiwandono Resmi Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI
CIMB Niaga Dorong Nasabah Kelola Gaji Lebih Efektif Lewat Layanan OCTO
Harga TBS Menguat, Sawit Jadi Penopang Ekonomi Pekebun Kaltim
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:05 WIB

BI Kaltim Genjot Distribusi Tunai Rp2,18 Triliun, SERAMBI 2026 Antisipasi Lonjakan Transaksi Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:32 WIB

Astra Motor Kalimantan Timur 2 Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Program Sahabat PERS

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:33 WIB

Ekonomi Kaltim 2025 Tumbuh 4,53 Persen, BPS Catat Lonjakan di Sektor Akomodasi dan Konsumsi Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:36 WIB

APBD Anjlok, Program Pendidikan Gratis Kaltim Dipertanyakan

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:24 WIB

Thomas A.M. Djiwandono Resmi Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI

Berita Terbaru

N (24) seorang kurir yang berhasil diamankan pihak kepolisian saat hendak mengedarkan pil ekstasi (istimewa).

Hukum & Kriminal

Kurir Ekstasi Diciduk di Sungai Kunjang, 20 Butir Inex Diamankan

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:06 WIB