SEPUTARKALTIM.ID, SAMARINDA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencatat perekonomian Kaltim sepanjang 2025 tumbuh 4,53 persen. Capaian ini ditopang peningkatan aktivitas sejumlah sektor usaha serta menguatnya komponen pengeluaran.
Kepala BPS Kaltim, Mas’ud Rifai, mengungkapkan secara nominal nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp889,07 triliun. Sementara PDRB atas dasar harga konstan 2010 tercatat Rp596,66 triliun, dengan PDRB per kapita sebesar Rp208,33 juta.
“Pertumbuhan tahunan 2025 sebesar 4,53 persen menunjukkan ekonomi Kaltim tetap bergerak positif di tengah dinamika global,” ujarnya.
Dari sisi produksi, lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 13,03 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa tumbuh paling tinggi sebesar 6,03 persen.
Secara tahunan triwulanan, ekonomi Kaltim pada Triwulan IV-2025 terhadap Triwulan IV-2024 (y-on-y) tumbuh 5,04 persen. Pada periode ini, sektor akomodasi dan makan minum kembali mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 15,96 persen. Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,67 persen.
Sementara itu, secara kuartalan (q-to-q), ekonomi Triwulan IV-2025 terhadap Triwulan III-2025 tumbuh 3,66 persen. Lapangan usaha jasa lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi 8,59 persen. Adapun dari sisi pengeluaran, konsumsi pemerintah melonjak signifikan sebesar 29,70 persen.
Mas’ud juga menambahkan seluruh provinsi di Pulau Kalimantan pada 2025 mengalami pertumbuhan positif. Kaltim menjadi kontributor terbesar terhadap pembentukan nilai tambah regional Kalimantan dengan porsi 46,31 persen. (*)










