Gerindra Tegur Gubernur, Agus Suwandy: Hentikan Nepotisme dan Lebih Peka pada Publik

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltim, Agus Suwandy (foto:rk).

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltim, Agus Suwandy (foto:rk).

SEPUTARKALTIM.ID, SAMARINDA – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kalimantan Timur, Agus Suwandy, akhirnya angkat suara merespons tekanan publik terhadap pemerintahan Gubernur Rudy Mas’ud. Dari dalam koalisi sendiri, Gerindra mengirimkan kritik terbuka yang disebut sebagai bentuk “rasa sayang”, bukan serangan politik.

“Bagaimanapun, Partai Gerindra dan Golkar masih berada dalam satu gerbong koalisi yang mengusung Rudy Mas’ud dan Seno Aji. Karena itu, kami perlu menyampaikan otokritik sebagai ungkapan rasa sayang. Tidak ada kebencian sama sekali,” ujar Agus, ditemui di Samarinda.

Ia menegaskan, kritik ini tidak lepas dari tuntutan masyarakat yang mencuat dalam aksi demonstrasi 21 April lalu. Menurutnya, pemerintah perlu segera merespons agar situasi tetap kondusif.

“Kita ini ingin bekerja untuk Kaltim secara maksimal. Kalau suasana tidak sejuk, terus panas, tentu sangat mengganggu pemerintahan. Ingat, pemerintahan itu eksekutif dan juga legislatif,” tegasnya.

Baca Juga :  BEM KM Universitas Mulawarman: Jika Nyawa Rakyat Terus Melayang, Reformasi Polri Hanya Slogan

Agus menyebut isu nepotisme menjadi sorotan paling kuat dari publik. Ia meminta gubernur lebih peka terhadap persepsi masyarakat yang berkembang.

“Saat aksi massa, soal dinasti politik selalu disebut-sebut dan membuat warga marah,” katanya.

Selain itu, ia juga menyinggung polemik anggaran yang sempat viral, seperti rencana pembelian mobil dinas mewah dan renovasi rumah jabatan. Menurutnya, hal tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius.

“Kasus belanja mobil mewah Rp8,5 miliar dan renovasi rumah jabatan Rp25 miliar sudah cukup memberikan pelajaran agar pemerintah introspeksi diri,” ujarnya.

Agus menambahkan, DPRD juga telah melakukan langkah korektif dengan menyisir ulang sejumlah pos anggaran.

Baca Juga :  IKN Picu Dinamika Baru, Wagub Kaltim Dorong Penguatan Peran Kesbangpol

“Mata anggaran pembelian mobil dinas pimpinan DPRD dan banyak anggaran lainnya sudah kita revisi,” jelasnya.

Tak hanya itu, komposisi tim ahli gubernur juga ikut disorot. Ia menilai dominasi figur dari luar daerah bisa memicu kekecewaan masyarakat lokal.

“Memang itu hak gubernur. Tapi kita juga harus peka, masalah ini bisa melukai perasaan dan hati warga Kaltim,” tegasnya lagi.

Terkait isu pergantian Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud yang sempat berembus, Agus mengakui adanya pembicaraan tersebut, namun menegaskan Gerindra tidak akan ikut campur.

“Ya, memang ada suara-suara seperti itu. Tapi tentu kami dari Fraksi Gerindra tidak bisa ikut campur,” tutupnya.

Berita Terkait

Aksi 21 April Menguat, Agus Suwandy Tegaskan DPRD Kaltim Terbuka Tampung Aspirasi
BEM KM Universitas Mulawarman: Jika Nyawa Rakyat Terus Melayang, Reformasi Polri Hanya Slogan
IKN Picu Dinamika Baru, Wagub Kaltim Dorong Penguatan Peran Kesbangpol
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 06:57 WIB

Gerindra Tegur Gubernur, Agus Suwandy: Hentikan Nepotisme dan Lebih Peka pada Publik

Senin, 20 April 2026 - 00:45 WIB

Aksi 21 April Menguat, Agus Suwandy Tegaskan DPRD Kaltim Terbuka Tampung Aspirasi

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:04 WIB

BEM KM Universitas Mulawarman: Jika Nyawa Rakyat Terus Melayang, Reformasi Polri Hanya Slogan

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:13 WIB

IKN Picu Dinamika Baru, Wagub Kaltim Dorong Penguatan Peran Kesbangpol

Berita Terbaru