Pedagang SKTUB Gelar Aksi, Tuntut Kepastian Lapak Pasar Pagi

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Pasar Pagi gelar aksi di halaman Balaikota, Selasa (10/2/2026) (foto:rk)

Pedagang Pasar Pagi gelar aksi di halaman Balaikota, Selasa (10/2/2026) (foto:rk)

SEPUTARKALTIM.ID, SAMARINDA – Ratusan pedagang Pasar Pagi yang mengantongi Surat Keterangan Terdaftar Usaha Berjualan (SKTUB) resmi mendatangi Balai Kota Samarinda. Mereka memprotes belum terdatanya Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam tahap pertama pembagian lapak pasar baru.

Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut kepastian hak berjualan. Para pedagang khawatir tidak mendapatkan kembali kios yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.

Baca Juga :  PKC PMII Kaltim Siapkan Aksi, Soroti Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi Besar

Koordinator Pemilik SKTUB Resmi dengan NIK Tidak Terdata, Ade Maria Ulfah, mengatakan pihaknya akan terus mengawal proses pendataan agar seluruh pemilik SKTUB resmi mendapatkan haknya.

“Kami ingin memastikan hak pedagang tidak hilang. Besok kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan terkait pendataan ini,” ujarnya.

Maria menyebut terdapat 240 pemilik SKTUB dalam kelompoknya. Sebelumnya, mereka tercatat mengelola total 379 lapak di Pasar Pagi.

Baca Juga :  Relawan dan Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Saat Ramadan

Para pedagang meminta pemerintah kota membuka data secara transparan dan memberikan kepastian jadwal pendistribusian tahap kedua. Mereka berharap tidak ada lagi ketidakjelasan yang memicu keresahan di kalangan pedagang.

Aksi tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun, yang berdialog dengan perwakilan pedagang di Balai Kota. (*)

Berita Terkait

Puluhan Koti Pemuda Pancasila Kaltim Ikuti Apel Sabuk Kamtibmas, Tegaskan Kesiapsiagaan Jaga Kondusivitas
PKC PMII Kaltim Siapkan Aksi, Soroti Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi Besar
Relawan dan Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Saat Ramadan
Jelang HBKN, Wawali Tekankan Gerak Cepat Kendalikan Inflasi
Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Mitigasi Risiko Jadi Prioritas
HPN di Samarinda Soroti Peran Pers di Tengah Arus Media Sosial
Jelang Ramadan, Satgas Pangan Turun ke Lapangan Pastikan Harga dan Stok Bapokting Terkendali
Cek Diduga Kosong, Anggota DPRD Samarinda Dilaporkan ke Polisi dan Badan Kehormatan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Puluhan Koti Pemuda Pancasila Kaltim Ikuti Apel Sabuk Kamtibmas, Tegaskan Kesiapsiagaan Jaga Kondusivitas

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:29 WIB

PKC PMII Kaltim Siapkan Aksi, Soroti Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi Besar

Senin, 16 Februari 2026 - 19:33 WIB

Relawan dan Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Saat Ramadan

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:28 WIB

Jelang HBKN, Wawali Tekankan Gerak Cepat Kendalikan Inflasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:22 WIB

Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Mitigasi Risiko Jadi Prioritas

Berita Terbaru