Cek Diduga Kosong, Anggota DPRD Samarinda Dilaporkan ke Polisi dan Badan Kehormatan

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Sekretariat DPRD Samarinda (foto:istimewa).

Gedung Sekretariat DPRD Samarinda (foto:istimewa).

SEPUTARKALTIM.ID, SAMARINDA – Dugaan penggunaan cek kosong menyeret nama seorang anggota DPRD Kota Samarinda berinisial M. Kasus ini mencuat setelah seorang pemborong, Rudy, mengaku belum menerima pembayaran atas proyek pembangunan rumah yang dikerjakannya sejak 2024.

Rudy menuturkan, ia dipercaya membangun satu unit rumah empat pintu dengan nilai kontrak Rp450 juta. Setelah pekerjaan berjalan sekitar dua bulan dan progres mencapai 70 persen, ia mengajukan pembayaran sebesar Rp350 juta sesuai tahapan pekerjaan.

Menurutnya, pembayaran diberikan dalam bentuk cek. Namun saat hendak dicairkan dua pekan kemudian, pihak bank menyatakan dana dalam rekening tidak mencukupi.

“Saat saya cairkan, bank menyampaikan cek tersebut kosong,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Samarinda.

Baca Juga :  Pedagang SKTUB Gelar Aksi, Tuntut Kepastian Lapak Pasar Pagi

Rudy mengaku telah berupaya menempuh jalur mediasi, baik secara langsung maupun melalui fasilitasi aparat kepolisian. Namun hingga lebih dari setahun, pembayaran disebut tak kunjung direalisasikan.

Karena merasa tidak ada kepastian, Rudy menyerahkan persoalan tersebut kepada tim kuasa hukumnya. Fuad Al Habsyi selaku kuasa hukum menyampaikan bahwa pihaknya telah melayangkan pengaduan resmi ke Polresta Samarinda atas dugaan penipuan dengan alat bukti berupa cek yang telah dikonfirmasi pihak bank.

“Kami juga menyampaikan surat pengaduan ke Ketua DPRD Samarinda untuk ditindaklanjuti, termasuk dari sisi etik,” jelas Fuad.

Kuasa hukum lainnya, Febronius Kefi, menambahkan bahwa mediasi sebelumnya tidak membuahkan hasil karena pihak terlapor disebut tidak hadir dalam agenda yang telah dijadwalkan.

Baca Juga :  Relawan dan Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Saat Ramadan

Di sisi lain, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Samarinda, Abdul Muis, mengaku belum menerima laporan resmi terkait aduan tersebut. Ia menyatakan akan mempelajari materi laporan apabila telah diterima secara administrasi.

“Kalau sekarang belum bisa berkomentar karena belum ada informasi resmi yang masuk,” ujarnya.

Sementara itu, M belum memberikan tanggapan. Saat dikonfirmasi ke kantor DPRD, yang bersangkutan tidak berada di tempat.

Kasus ini kini bergulir di ranah hukum dan menjadi perhatian karena melibatkan seorang wakil rakyat yang juga terikat pada kode etik kelembagaan. (*).

Berita Terkait

Relawan dan Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Saat Ramadan
Jelang HBKN, Wawali Tekankan Gerak Cepat Kendalikan Inflasi
Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Mitigasi Risiko Jadi Prioritas
HPN di Samarinda Soroti Peran Pers di Tengah Arus Media Sosial
Jelang Ramadan, Satgas Pangan Turun ke Lapangan Pastikan Harga dan Stok Bapokting Terkendali
Wali Kota Pastikan Satu SKTUB Satu Lapak, Tata Kelola Pasar Pagi Dirombak Total
Pedagang SKTUB Gelar Aksi, Tuntut Kepastian Lapak Pasar Pagi
PDD ke-5 di Sangatta Utara: Anak Muda dan Tokoh Masyarakat Bersatu Suarakan Prioritas Kebijakan Publik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 19:33 WIB

Relawan dan Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Saat Ramadan

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:28 WIB

Jelang HBKN, Wawali Tekankan Gerak Cepat Kendalikan Inflasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:22 WIB

Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Mitigasi Risiko Jadi Prioritas

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:09 WIB

HPN di Samarinda Soroti Peran Pers di Tengah Arus Media Sosial

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:44 WIB

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Turun ke Lapangan Pastikan Harga dan Stok Bapokting Terkendali

Berita Terbaru

N (24) seorang kurir yang berhasil diamankan pihak kepolisian saat hendak mengedarkan pil ekstasi (istimewa).

Hukum & Kriminal

Kurir Ekstasi Diciduk di Sungai Kunjang, 20 Butir Inex Diamankan

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:06 WIB