Wali Kota Pastikan Satu SKTUB Satu Lapak, Tata Kelola Pasar Pagi Dirombak Total

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Pasar Pagi yang menggelar aksi di halaman Balaikota Samarinda, Selasa (10/2/2026) (foto:rk).

Pedagang Pasar Pagi yang menggelar aksi di halaman Balaikota Samarinda, Selasa (10/2/2026) (foto:rk).

SEPUTARKALTIM.ID, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan pembagian lapak Pasar Pagi ke depan akan menggunakan sistem baru yang lebih ketat dan transparan. Ia memastikan setiap pedagang yang memiliki SKTUB resmi hanya akan memperoleh satu lapak.

Menurut Andi, tata kelola pasar tidak lagi menggunakan pola lama yang membuka ruang praktik sewa-menyewa kios. Lapak yang diberikan wajib ditempati langsung oleh pemiliknya dan tidak boleh dipindahtangankan.

Baca Juga :  PDD ke-5 di Sangatta Utara: Anak Muda dan Tokoh Masyarakat Bersatu Suarakan Prioritas Kebijakan Publik

“Ke depan tidak ada lagi sistem sewa-menyewa. Properti ini harus ditempati langsung oleh pemiliknya. Satu SKTUB satu lapak,” tegasnya.

Pemkot juga akan mempublikasikan data penerima lapak tahap pertama dan kedua secara digital. Masyarakat dapat mengakses informasi tersebut untuk memastikan proses berjalan transparan.

Selain itu, pendaftaran tahap kedua bagi pedagang yang NIK-nya belum terdata akan dilakukan secara daring. Sistem ini memungkinkan pedagang melihat ketersediaan lapak secara terbuka.

Baca Juga :  Pedagang SKTUB Gelar Aksi, Tuntut Kepastian Lapak Pasar Pagi

Pemkot Samarinda juga melakukan verifikasi mendalam terhadap data NIK untuk mencegah adanya penguasaan lebih dari satu kios oleh satu orang. Langkah ini disebut sebagai bagian dari transformasi total pengelolaan Pasar Pagi agar lebih adil dan tertib. (*).

Berita Terkait

Relawan dan Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Saat Ramadan
Jelang HBKN, Wawali Tekankan Gerak Cepat Kendalikan Inflasi
Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Mitigasi Risiko Jadi Prioritas
HPN di Samarinda Soroti Peran Pers di Tengah Arus Media Sosial
Jelang Ramadan, Satgas Pangan Turun ke Lapangan Pastikan Harga dan Stok Bapokting Terkendali
Cek Diduga Kosong, Anggota DPRD Samarinda Dilaporkan ke Polisi dan Badan Kehormatan
Pedagang SKTUB Gelar Aksi, Tuntut Kepastian Lapak Pasar Pagi
PDD ke-5 di Sangatta Utara: Anak Muda dan Tokoh Masyarakat Bersatu Suarakan Prioritas Kebijakan Publik
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 19:33 WIB

Relawan dan Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Saat Ramadan

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:28 WIB

Jelang HBKN, Wawali Tekankan Gerak Cepat Kendalikan Inflasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:22 WIB

Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Mitigasi Risiko Jadi Prioritas

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:09 WIB

HPN di Samarinda Soroti Peran Pers di Tengah Arus Media Sosial

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:44 WIB

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Turun ke Lapangan Pastikan Harga dan Stok Bapokting Terkendali

Berita Terbaru

N (24) seorang kurir yang berhasil diamankan pihak kepolisian saat hendak mengedarkan pil ekstasi (istimewa).

Hukum & Kriminal

Kurir Ekstasi Diciduk di Sungai Kunjang, 20 Butir Inex Diamankan

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:06 WIB