HPN di Samarinda Soroti Peran Pers di Tengah Arus Media Sosial

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama narasumber dengan audiens usai menggelar diskusi di Cafe Ruang Pikir, Jalan Voorfo (foto:istimewa).

Foto bersama narasumber dengan audiens usai menggelar diskusi di Cafe Ruang Pikir, Jalan Voorfo (foto:istimewa).

SEPUTARKALTIM.ID, SAMARINDA – Peringatan Hari Pers Nasional di Samarinda diisi dengan diskusi publik bertema kepercayaan publik terhadap pers dan media sosial. Forum tersebut menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur, Abdurrahman Amin, menekankan bahwa independensi wartawan harus tetap dijaga. Ia menyebut kebebasan pers memiliki batas yang diatur dalam kode etik jurnalistik. Menurutnya, pers tidak boleh terjebak dalam kepentingan tertentu, kecuali kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga :  PDD ke-5 di Sangatta Utara: Anak Muda dan Tokoh Masyarakat Bersatu Suarakan Prioritas Kebijakan Publik

“Proses verifikasi dan keberimbangan menjadi kunci agar informasi yang disampaikan tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltim, Yakub Anani, menilai media sosial dan pers tidak perlu dipertentangkan. Media sosial memiliki kecepatan dalam menyebarkan informasi, namun karya jurnalistik tetap memiliki standar yang jelas.

“Viral belum tentu valid, valid belum tentu viral,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Samarinda, Dhanny Rakhmadi, menyoroti dinamika ruang digital yang dipengaruhi algoritma dan perilaku pengguna.

Baca Juga :  Cek Diduga Kosong, Anggota DPRD Samarinda Dilaporkan ke Polisi dan Badan Kehormatan

Ia menilai isu-isu yang berkembang di media sosial berpotensi memengaruhi opini publik, termasuk dalam konteks politik dan keamanan daerah.

Kendati demikian, Dhanny berharap organisasi pers di Samarinda dapat merumuskan kesepahaman bersama guna membangun ekosistem informasi yang sehat.

“Saya beranggapan ini menjadi momentum memperkuat komitmen bahwa di era digital, akurasi dan etika jurnalistik tetap menjadi landasan utama menjaga kepercayaan publik,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Relawan dan Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Saat Ramadan
Jelang HBKN, Wawali Tekankan Gerak Cepat Kendalikan Inflasi
Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Mitigasi Risiko Jadi Prioritas
Jelang Ramadan, Satgas Pangan Turun ke Lapangan Pastikan Harga dan Stok Bapokting Terkendali
Cek Diduga Kosong, Anggota DPRD Samarinda Dilaporkan ke Polisi dan Badan Kehormatan
Wali Kota Pastikan Satu SKTUB Satu Lapak, Tata Kelola Pasar Pagi Dirombak Total
Pedagang SKTUB Gelar Aksi, Tuntut Kepastian Lapak Pasar Pagi
PDD ke-5 di Sangatta Utara: Anak Muda dan Tokoh Masyarakat Bersatu Suarakan Prioritas Kebijakan Publik
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 19:33 WIB

Relawan dan Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Saat Ramadan

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:28 WIB

Jelang HBKN, Wawali Tekankan Gerak Cepat Kendalikan Inflasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:22 WIB

Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Mitigasi Risiko Jadi Prioritas

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:09 WIB

HPN di Samarinda Soroti Peran Pers di Tengah Arus Media Sosial

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:44 WIB

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Turun ke Lapangan Pastikan Harga dan Stok Bapokting Terkendali

Berita Terbaru

N (24) seorang kurir yang berhasil diamankan pihak kepolisian saat hendak mengedarkan pil ekstasi (istimewa).

Hukum & Kriminal

Kurir Ekstasi Diciduk di Sungai Kunjang, 20 Butir Inex Diamankan

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:06 WIB