SEPUTARKALTIM.ID, SAMARINDA – Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Polresta Samarinda melalui Satgas Pangan menggencarkan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi bahan kebutuhan pokok penting (bapokting). Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok tetap aman dan harga tidak melonjak menjelang bulan puasa.
Sidak dipimpin Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, didampingi jajaran Polresta Samarinda, TNI, serta perwakilan instansi terkait seperti Bulog, BPOM, Bank Indonesia, dan Kejaksaan Negeri Samarinda.
Sejumlah lokasi yang diperiksa antara lain pangkalan LPG di Jalan Dr. Sutomo, Pasar Segiri, SPBU Pertamina di Jalan Urip Sumoharjo, hingga salah satu pusat perkulakan modern.
Dari hasil pengecekan, stok dan harga bahan pokok secara umum terpantau stabil. Di Pasar Segiri, harga bawang putih berada di kisaran Rp42 ribu per kilogram, bawang merah Rp40 ribu per kilogram, ayam potong Rp32 ribu per kilogram, serta cabai Rp65 ribu per kilogram. Ketersediaan barang dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
Pada pengecekan LPG, ditemukan selisih berat tabung yang diduga akibat proses penyimpanan selama beberapa hari sehingga berpotensi terjadi penguapan. Meski demikian, selisih tersebut masih dalam batas toleransi dan akan ditindaklanjuti pada tingkat pengisian. Sementara itu, pengujian takaran BBM menggunakan bejana tera di SPBU tidak menemukan indikasi kecurangan.
Mewakili Kapolresta Samarinda, Kabag Ops Kompol Zarma Putra menegaskan pengawasan akan terus diperketat selama periode Ramadan.
“Kami pastikan distribusi berjalan lancar dan tidak ada praktik penimbunan maupun permainan harga. Jika ada pelanggaran, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya, Kamis (12/2/2026).
Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri menambahkan, pemerintah bersama aparat penegak hukum berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.
Ia juga mengimbau para pelaku usaha tidak memanfaatkan momentum Ramadan untuk menaikkan harga secara tidak wajar. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif. (*)










