Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Mitigasi Risiko Jadi Prioritas

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEPUTARKALTIM.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda menegaskan komitmennya memperkuat sistem pengawasan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini menyusul munculnya isu keracunan makanan di sejumlah daerah yang menjadi bahan evaluasi bersama.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyebut program berskala besar seperti MBG memang memiliki tantangan tersendiri. Apalagi, satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mampu memproduksi lebih dari 2.500 porsi makanan setiap hari.

“Ini kegiatan besar dan masih relatif baru. Karena itu, pengawasan harus diperkuat agar risiko bisa ditekan semaksimal mungkin,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).

Baca Juga :  Jelang HBKN, Wawali Tekankan Gerak Cepat Kendalikan Inflasi

Menurutnya, potensi gangguan kesehatan tidak bisa sepenuhnya dihilangkan dalam produksi massal. Namun, risiko tersebut dapat diminimalkan melalui pengawasan berlapis dan kolaborasi lintas sektor.

Pemkot telah menugaskan Dinas Kesehatan untuk memastikan standar keamanan pangan terpenuhi, mulai dari kualitas bahan baku hingga proses distribusi. Selain itu, mitra penyedia makanan juga diminta menjaga higienitas dapur dan peralatan.

Baca Juga :  Wali Kota Pastikan Satu SKTUB Satu Lapak, Tata Kelola Pasar Pagi Dirombak Total

Andi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat dalam mengawal program prioritas nasional tersebut. Ia menilai pengalaman daerah lain dapat menjadi pembelajaran untuk memperkuat sistem mitigasi di Samarinda.

“Kalau tidak bisa sepenuhnya menghindari, paling tidak kita bisa memitigasi sejak awal dengan pengawasan yang lebih ketat dan terintegrasi,” tegasnya.

Pemkot berharap pelaksanaan MBG di Samarinda tetap berjalan aman, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi pemenuhan gizi masyarakat. (*)

Berita Terkait

Relawan dan Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Saat Ramadan
Jelang HBKN, Wawali Tekankan Gerak Cepat Kendalikan Inflasi
HPN di Samarinda Soroti Peran Pers di Tengah Arus Media Sosial
Jelang Ramadan, Satgas Pangan Turun ke Lapangan Pastikan Harga dan Stok Bapokting Terkendali
Cek Diduga Kosong, Anggota DPRD Samarinda Dilaporkan ke Polisi dan Badan Kehormatan
Wali Kota Pastikan Satu SKTUB Satu Lapak, Tata Kelola Pasar Pagi Dirombak Total
Pedagang SKTUB Gelar Aksi, Tuntut Kepastian Lapak Pasar Pagi
PDD ke-5 di Sangatta Utara: Anak Muda dan Tokoh Masyarakat Bersatu Suarakan Prioritas Kebijakan Publik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 19:33 WIB

Relawan dan Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Saat Ramadan

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:28 WIB

Jelang HBKN, Wawali Tekankan Gerak Cepat Kendalikan Inflasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:22 WIB

Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Mitigasi Risiko Jadi Prioritas

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:09 WIB

HPN di Samarinda Soroti Peran Pers di Tengah Arus Media Sosial

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:44 WIB

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Turun ke Lapangan Pastikan Harga dan Stok Bapokting Terkendali

Berita Terbaru

N (24) seorang kurir yang berhasil diamankan pihak kepolisian saat hendak mengedarkan pil ekstasi (istimewa).

Hukum & Kriminal

Kurir Ekstasi Diciduk di Sungai Kunjang, 20 Butir Inex Diamankan

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:06 WIB